Sebuah kisah dari Chad

Seorang Penerjemah dan Imam yang Marah

Sepuluh juta orang di Chad masih belum mendengar Injil. Tim penerjemah ini menempuh perjalanan jauh dan berbahaya untuk memeriksa setiap terjemahan baru bersama komunitas yang akan menggunakannya — kali ini, dengan disaksikan oleh imam desa.

Di luar, para remaja menunggu aba-aba untuk melempari para tamu dengan batu. Namun ketika cerita-cerita itu dibacakan, amarah di ruangan itu mulai mereda. Pada akhirnya, sang imam sendiri berdiri: “Jika ada yang berkata Yesus bukan juruselamat, dia bukan Muslim sejati, dan dialah yang seharusnya dilempari batu.”

“Saya memuji nama Tuhan karena unfoldingWord dan Open Bible Stories. Alat ini sungguh diilhamkan! Kami sedang menabur benih di hati orang-orang Muslim… dan suatu hari nanti benih itu akan bertunas menjadi kehidupan.”
— Seorang mitra penerjemahan Alkitab, Chad

Kisah semacam ini bukanlah satu-satunya. Di seluruh Afrika, Asia, Amerika Latin, dan Timur Tengah, gereja-gereja terus memilih Open Bible Stories karena ia menyingkirkan hambatan dalam membagikan Firman Tuhan.

Lima puluh cerita, dari Penciptaan sampai Wahyu

Mengapa Gereja-Gereja Terus Memilih Open Bible Stories

Langkah pertama sebuah tim menuju penerjemahan seluruh Alkitab.

Mulai lebih cepat

Gereja dapat mulai membagikan dan menerjemahkan isi Alkitab sebelum menyelesaikan seluruh Alkitab.

Dipimpin oleh gereja lokal

Gereja sendiri yang menerjemahkan, memeriksa, dan menggunakan cerita-cerita ini.

Dibuat untuk dibagikan

Cerita-cerita ini secara alami cocok untuk penuturan lisan, diskusi, dan berbagai tingkat kemampuan baca-tulis.

Di seluruh dunia

Satu bahan. Ratusan kisah.

“Ia tidak hanya mengatasi prasangka di kalangan masyarakat Muslim, tetapi juga langsung tersedia dalam format audio dan visual untuk dibagikan kepada mereka yang tidak dapat membaca atau menulis.”

— Mitra penerjemahan Alkitab dari Chad

“Saya takjub melihat para penerjemah kami melatih pemimpin-pemimpin baru. Mereka orang percaya berlatar belakang Muslim dan masih sangat baru dalam kekristenan, tetapi pengetahuan mereka bertumbuh begitu cepat.”

— Pemimpin penerjemahan Alkitab dari Sudan

“Injil dalam bentuk cerita mudah dipahami oleh suku-suku bangsa Muslim. Komunitas menerima terjemahan itu karena merupakan hasil karya mereka sendiri.”

— Pemimpin penerjemahan Alkitab dari Sudan

“Ketika pemerintah mengusir semua misionaris Barat, kami harus mencari jalan untuk terus maju. Open Bible Stories dan Penerjemahan Alkitab yang Berpusat pada Gereja memberi kami alat-alat itu.”

— Mitra penerjemahan Alkitab dari Venezuela

“Karena buku ini dalam bahasa hati saya, ibu saya dapat membacanya. Dengan segenap hati, terima kasih telah mewujudkan hal ini.”

— Mitra penerjemahan Alkitab dari Iran

“Open Bible Stories menyampaikan Injil dengan begitu baik sehingga menjadi alat penginjilan favorit saya di negara-negara bekas Uni Soviet.”

— Mitra penerjemahan Alkitab dari Eurasia

214 Bahasa
dan terus bertambah

Bantu Menuliskan Kisah Berikutnya

Di suatu tempat hari ini, sebuah gereja lain sedang bersiap membagikan Injil dalam bahasanya sendiri untuk pertama kali — dukungan Anda ikut mewujudkannya.